Home
Posts filed under Chord
Showing posts with label Chord. Show all posts
Showing posts with label Chord. Show all posts
Wednesday, October 30, 2019
Cara Bermain Gitar Dengan Google Doodle Les Paul
Nada pada setiap senar
Lihat gambar dibawah ini, untuk mengetahui nada apa yang dimiliki oleh setiap senarRincian:
- 1 = G
- 2 = A
- 3 = B
- 4 = C
- 5 = D
- 6 = E
- 7 = F#
- 8 = G
- 9 = A
- 0 = B
Kunci / Chords
Setelah mengetahui nada-nadanya, kini kita bisa memainkan chordsnya seperti:G Mayor : 1, 3, 5
C Mayor : 4, 6, 8
D7 Mayor : 4, 5, 7, 9
Saatnya Menunjukan Kemampuanmu
Nah, sesudah mengetahui dasarnya, ayo, tunjukan kreatifitasmu kini juga. Para netter sudah mulai mempertunjukan karya mereka di youtube atau menshare eksklusif bunyi rekaman Doodle mereka. Inilah beberapa karya terbaik yang bisa kau dengarkan di youtube.- ColdPlay - Clocks
- Lady Gaga - Paparazzi
- Twinkle twinkle Little Star, Joy to the World, Lullaby
- Ode to Joy
Cara Gampang Mencar Ilmu / Tutorial Bermain Gitar Untuk Pemula
Dalam artikel ini saya akan menjelaskan bagaimana cara bermain gitar, menandakan chord-chordnya atau kunci-kunci dasarnya.
Bermain Gitar Tidaklah Sulit, yang kita butuhkan yakni berguru dan belajar.
Eits.. tapi harus ada gitarnya donk, hehe.
Baiklah ayo kita berguru bermain gitar.
Gitar yakni alat musik yang mempunyai 6 senar. Senar yang paling bawah disebut senar ke 1 dan senar paling atas disebut senar ke 6.
Senar 1 bernada E
Senar 2 bernada B
Senar 3 bernada G
Senar 4 bernada D
Senar 5 bernada A
Senar 6 bernada e
(hasil bunyi nada tanpa menekan fert)
Kolom kolom pada gitar di sebut fert. Fert ke 1 di hitung dari ujung yang paling kiri (bagi left handed dari ujung yang paling kanan).
Setiap fert mempunyai nada, berikut susunan nada dalam gitar:
F
F# / Gb
G
G# / Ab
A
A# / Bb
B#
C
C# / Db
D
D# / Eb
E
E# / F
ket:
A, B, C, D, E, F, G = kunci / nada dasar
# = naik setengah nada (1 fert) dari nada dasar, di baca is (A# = Ais, C# = Cis)
b = turun setengah nada dari nada dasar di baca es (Ab = As, Bb = Bes)
m = Minor (Am = Aminor)
Belajar gitar sanggup dilakukan dengan 2 cara, antara lain :
A. Belajar secara otodidak
B. Belajar kepada orang lain yang sudah sanggup bermain gitar.
Baiklah alasannya yakni cara ke 2 (B. Belajar kepada orang lain yang sudah sanggup bermain gitar) sudah tentu akan di jelaskan oleh orang yang mengajarkan, maka kali ini saya akan membahas perihal cara bermain gitar secara otodidak/belajar dengan sendirinya, artinya tidak berguru secara eksklusif pada orang lain (face to face) tapi hanya dengan membaca buku, menonton video dan sebagainya.
Pertama-tama kau harus mengenal dan menghafal kunci-kunci dasar (jangan kunci yang balok dulu) menyerupai A, Am, C, D, Dm dan lainnya.
Kalau sudah tahu dan hafal kunci-kunci dasarnya kau tinggal melatih jari-jari tangan kau semoga terbiasa dengan kunci-kunci itu (kalau berguru gitar, bersiap-siaplah dengan rasa panas di ujung jari kamu. Tapi jangan khawatir, sehabis ujung jari kau sudah keras maka panas itu tidak akan terasa lagi).
Nah, sehabis sudah terbiasa, cobalah memencet salah satu kunci kemudian mengocoknya/memetiknya (menggembrengnya) dan ketika sudah lancar mengocok kau tinggal melatih tangan kau semoga sanggup berpindah cepat dari kunci satu ke kunci yang lain contohnya dari C ke Am ke Dm ke G atau kombinasi yang lainnya (yah, cobalah nyanyikan beberapa lagu yang simpel chordnya kaya lagu-lagunya st12 dan peterpan.
Nah yang tersulit dalam berguru gitar yakni memakai kunci balok. Ini membutuhkan tekanan jari yang berpengaruh semoga senar berbunyi menyerupai yang seharusnya. Saran saya gunakanlah setelan kendor dikala berguru memainkan kunci balok (kalau tidak sanggup menyetelnya, minta tolong pada orang yang bisa. Kalo tidak ada yah terpaksa harus berguru dengan setelan/tuning/steman standar).
Kalau jari-jari kau sudah terbiasa dengan kunci balok dengan setelan kendor, barulah kau coba setelan biasa/standar. Mungkin akan terasa sedikit sakit, tapi tidak apa apa nanti juga terbiasa.
Biasanya sehabis orang sanggup bermain gitar, mereka niscaya ingin berguru melodi. Tapi berguru melodi membutuhkan skill individu dan talenta tertentu. Ya walaupun berguru melodi sanggup di pelajari, tapi tetap tergantung skill individu. Makanya bagi yang susah buat berguru bermelodi, bersabarlah dan terus belajar.
Ini sekilas tips perihal berguru bermelodi. Bermelodi tidaklah asal asalan memetik atau menekan senar, bermelodi juga mempunyai kunci. Nih kuncinya:
Setiap fert mempunyai nadanya masing-masing kita mulai dari senar 6 fert,
1 bernada F
2 bernada F#
3 bernada G
4 bernada G#
5 bernada A
6 bernada A#
7 bernada B
8 bernada C
9 bernada C#
10 bernada D
11 bernada D#
12 bernada E
Jika fert masih ada itu berarti nadanya F dan di urutkan lagi menyerupai yang di atas.
1 bernada F
2 bernada F#
3 bernada G
4 bernada G#
5 bernada A
6 bernada A#
7 bernada B
8 bernada C
9 bernada C#
10 bernada D
11 bernada D#
12 bernada E
Jika fert masih ada itu berarti nadanya F dan di urutkan lagi menyerupai yang di atas.
Setiap nada pada fert 5 itu sama dengan senar di bawahnya (contoh, fert 5 senar 6 bernada A. jikalau kita memetik senar 5 maka nadanya akan sama A. Itu berarti fert 6 senar 6 sama nadanya dengan fert 1 senar 5. Begitupun dengan senar lain, kecuali senar 3. Pada senar 3 fert 5 bernada sama dengan fert 1 senar 2, itu artinya fert 4 senar 3 lah yang sama dengan nada senar 2 tanpa fert).
Makara pada dasarnya setiap nada dalam senar selalu bekerjasama dan berputar-putar. Dari nada F ke F# ke G ke G# hingga ke E dan sehabis E maka fert berikutnya bernada F dan seterusnya.
Memahami Dasar-Dasar Chord Piano
Ada banyak alat-alat musik yang indah. Masing-masing mempunyai gaya dan aksara tersendiri. Belajar piano maupun salah satu dari alat musik lain sangat bermanfaat dan menyenangkan. Tapi, mengapa seseorang menentukan piano daripada instrumen lain? Mengapa seorang pemula menentukan berguru piano dibanding seruling atau instrumen lainnya?.
Ada banyak alasan untuk belajar piano. Piano ialah salah satu instrumen yang paling bervariasi di musik Barat. Seorang pemain piano sanggup memainkan hampir semua gaya musik. Piano mempunyai rentang yang tinggi. piano sanggup dimainkan di musik klasik, pop, rock, jazz, blues dan lagu rohani, dan bahkan lebih banyak lagi.
Piano ialah polifonik, mengatakan kekayaan yang yang lebih daripada instrumen lain. Dengan “polifonik,” berarti Anda sanggup bermain lebih dari satu not piano dalam waktu bersamaan. Dalam musik piano tingkat lanjut, pemain lebih sering memainkan chord piano daripada not piano tunggal. Walaupun musik yang ditulis untuk pemain pemula tidak sanggup memakai chord piano untuk masing-masing tangan, musik pemula masih ditulis untuk masing-masing tangan untuk membuat musik independen dan harmoni. Dua bunyi piano, satu untuk ajudan dan satu untuk kiri, membawa kompleksitas bunyi yang mustahil dicapai instrumen lainnya.
Piano sanggup dimainkan sebagai instrumen solo, atau untuk menemani bunyi atau instrumen lain, atau sebagai bab dari sebuah grup musik atau orkestra. Kaprikornus berkaitan dengan pengaturan dan orkestrasi, piano sangat serbaguna dibanding dengan instrumen musik yang lain. Jika seseorang telah cukup usang belajar piano, dan latihan yang memadai maka hampir sanggup dipastikan bahwa beliau akan sanggup memainkan musik apapun.
Belajar piano melatih musisi pemula dengan cara yang tidak sanggup dilakukan instrumen lain. Piano membutuhkan ketangkasan, alasannya pianis perlu untuk sanggup memakai setiap jari dari kedua tangan secara independen. Bahkan berguru piano untuk pemula butuh untuk sanggup membaca baik treble clef dan bass clef secara bersamaan. Selain itu, bekerja dengan chord dan dua bunyi berbeda yang dimainkan oleh dua tangan yang berbeda mengarah ke pemahaman wacana teori musik dan konstruksi chord yang kebanyakan tidak dipunyai instrumen lain.
Tentu saja, ada kekurangan yang signifikan untuk menentukan piano. Piano sangat besar, berat dan sulit untuk dipindahkan. Sedangkan pemain biola sanggup mengambil instrumen dan membawanya, pianis tidak sanggup melaksanakan perjalanan dengan pianonya. Bahkan harga piano bekas sanggup sangat mahal. Sulit untuk menempatkan piano yang sangat besar, bahkan ukuran piano terkecil pun tidak muat untuk rumah ukuran kecil maupun apartemen yang kecil.
Keyboard elektronik sanggup memperlihatkan alternatif untuk piano akustik. Kecil, portabel dan relatif murah, keyboard elektronik sanggup menjadi sarana bagi siswa untuk melalui fase belajar piano untuk pemula dan belajar fingering yang sempurna dan cara membaca musik. Meskipun mereka tidak mempunyai kualitas bunyi sebaik piano, keyboard sanggup menjadi pilihan yang baik kalau piano tidak muat ditempatkan di dalam rumah.
Pada akhirnya, alasan gotong royong untuk belajar piano ialah alasannya piano sangat indah. Elegan dan tidak tertandingi oleh instrumen lainnya, baik piano upright maupun piano grand. Seorang calon musisi yang sedang tetapkan untuk mempunyai instrumen musik sanggup menentukan piano sebagai pilihan yang sempurna dan memulai belajar piano.
Dasar-Dasar Chord Piano.
Bagi anda yang mau berguru dasar-dasar piano dari hasil postingan saya ini, mungkin anda akan sedikit resah dengan cara menekan tuts piano. Tapi, Anda boleh menekan tuts piano dengan cara anda sendiri sambil melihat gambar chord piano dipostingan saya,atau anda boleh melihat keterangan gambar yang saya tampilkan berupa table.
Teknik Dasar Berguru Piano
Untuk andal bermain piano kita harus mempunyai jiwa seni yang tinggi mengingat teknik-teknik dasar berguru piano cukup rumit. Teknik-teknik dasar bermain piano disini meliputi pemahaman not angka atau not balok menyerupai ketika kita berguru solmisasi (do, re, mi, fa, sol..dst) juga pemahaman ihwal c = do atau d = do, dan sebagainya. Pemahaman ini harus dikuasai untuk mempermudah penguasaan teknik bermain piano tahap berikutnya.
Jika rujukan not angka atau not balok telah kita kuasai dan kita kembangkan, maka kita dapat melangkah pada latihan berikutnya yaitu Fingering, Touching, Rhythm/Tempo, Harmony, dan Reading.
Berikut ini penjelasannya:
- Fingering,
Fingering ialah teknik penempatan posisi jari yang benar pada tuts-tuts piano. khusus bagi pemula teknik ini penting sekaligus sebagai tahap awal pneguasaan tangga nada serta cadence.
- Touching,
Teknik Touching bertujuan untuk memahami interpretasi dalam bermain musik khususnya piano. Pengertiannya, bermain piano tidak hanya sekedar bermain musik namun musik sendiri yang harus keluar dari ‘rasa’ kita. Dengan teknik Touching kita akan tahu kapan harus bermain cepat atau lambat, keras atau lembut, putus atau nyambung, dengan tekanan atau tanpa tekanan. Intinya disini harus ada keseimbangan dinamika, feeling, serta ekspresi.
- Rhythm dan Tempo,
Rhythm dan tempo ialah teknik pembiasaan nada-nada piano dengan alat musik lain menyerupai gitar, bass, drum, percussion, dan lain-lain. Intinya pada teknik ini kita harus mengetahui not dan ketukan (rhythm pattern) sehingga ada groove atau soul dalam bermain musik. Jika rhythm dan tempo telah dikuasai maka hanya ada satu “nyawa” dalam satu grup musik yang terdiri dari bermacam-macam alat musik.
- Harmony,
Teknik Harmony meliputi chord progression dan voicing and accompaniment, bertujuan untuk memperkaya pengetahuan kita dalam membuatkan chord yang kita gunakan pada sebuah lagu. Selain itu teknik ini sekaligus untuk membuatkan suara dari hasil permainan chord. Intinya kalau terjadi harmonisasi yang baik maka akan terciptka satu komposisi musik yang harmonis.
- Reading,
Teknik ini ditujukan untuk kita yang ingin berguru piano tapi belum begitu menguasai not balok dan juga combo partitur. Dengan teknik ini diperlukan kita dapat membaca partitur not balok (combo part), sekaligus mengenal kunci G (treble clef) serta kunci F (bass clef).
Itulah teknik-teknik dasar berguru piano yang penting untuk kita kuasai.
Tangga Nada (Scale) Minor
Scale atau Tangga Nada, kita akan membahas Tangga Nada Minor di sini. Pada dasarnya cuman ada 3 Tangga Minor yg paling dikenal yaitu ; Minor Harmonic, Minor Melodyc dan Minor Natural. Natural Minor ini bunyinya sama dengan Scale ke 6 yaitu Aeolian(dibahas nanti).
Minor Harmonic mempunyai urutan sebagai berikut ; C , D , Eb , F , G , Ab , B , C’ Minor Melodyc mempunyai 2 alasannya ialah Naik (Ascending) dan tuirunnya (Descending) berbeda, urutannya sebagai berikut ; C , D , Eb , F , G , A , B , C’ (Asc) kemudian C’ , Bb , Ab , G , F , Eb , D , C (Desc). Maka kita menggunakan pola dengan Minor Natural saja di bawah ini.
Jikalau di mulai dari Tangga Nada C Minor ; C , D , Eb , F , G , Ab , Bb , C’, kita coba menggunakan Circle of Fourth lagi di sini,
2. Selanjutnya ; F , G , Ab , Bb , C , Db , Eb , F’
3. Selanjutnya ; Bb , C , Db , Eb , Fb , Gb , Ab , Bb’
4. Selanjutnya ; Eb , F , Gb , Ab , Bb , Cb , Db , Eb’
5, Selanjutnya ; Ab , Bb , Cb , Db , Eb , Fb , Gb , Ab ‘
6. Selanjutnya ; Db , Eb , Fb , Gb , Ab , Bbb , Cb , Db’
Sekarang coba kita lanjutkan dengan dimulai dari nada ke 5, alasannya ialah terlalu banyak tanda double flat nantinya, kalau kita meneruskan putaran ini sampai 12 Tangga Nada.
7. Selanjutnya ; G , A , Bb , C , D , Eb , F , G’
8. Selanjutnya ; D , E , F , G , A , Bb , C , D’
9. Selanjutnya ; A , B , C , D , E , F , G , A’
10.Selanjutnya ; E , F# , G , A , B , C# , D , E’
11.Selanjutnya ; B , C# , D , E , F# , G , A , B’
12.Selanjutnya ; F#, G#, A , B , C# , D , E , F#’
Modes , bahwasanya juga sama dengan scale tetapi Tangga Nada Ini diciptakan dari susunan Tangga Nada Mayornya.
Jika memainkan jarak 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1 , 1/2 , kita meyebutnya sebagai Ionian.
Jika memainkan jarak 1 , 1/2, 1 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , kita meyebutnya sebagai Dorian.
Jika memainkan jarak 1/2 , 1 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , kita menyebutnya sebagai Phrigian.
Jika memainkan jarak 1 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1/2 , kita menyebutnya sebagai Lydian.
Jika memainkan jarak 1, 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , kita menyebutnya sebagai Mixolydian.
Jika memainkan jarak 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , kita menyebutnya sebagai Aeolian.
Jika memainkan jarak 1/2 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1 , kita menyebutnya sebagai Locrian.
Jikalau di mulai dari Tangga Nada C Minor ; C , D , Eb , F , G , Ab , Bb , C’, kita coba menggunakan Circle of Fourth lagi di sini,
2. Selanjutnya ; F , G , Ab , Bb , C , Db , Eb , F’
3. Selanjutnya ; Bb , C , Db , Eb , Fb , Gb , Ab , Bb’
4. Selanjutnya ; Eb , F , Gb , Ab , Bb , Cb , Db , Eb’
5, Selanjutnya ; Ab , Bb , Cb , Db , Eb , Fb , Gb , Ab ‘
6. Selanjutnya ; Db , Eb , Fb , Gb , Ab , Bbb , Cb , Db’
Sekarang coba kita lanjutkan dengan dimulai dari nada ke 5, alasannya ialah terlalu banyak tanda double flat nantinya, kalau kita meneruskan putaran ini sampai 12 Tangga Nada.
7. Selanjutnya ; G , A , Bb , C , D , Eb , F , G’
8. Selanjutnya ; D , E , F , G , A , Bb , C , D’
9. Selanjutnya ; A , B , C , D , E , F , G , A’
10.Selanjutnya ; E , F# , G , A , B , C# , D , E’
11.Selanjutnya ; B , C# , D , E , F# , G , A , B’
12.Selanjutnya ; F#, G#, A , B , C# , D , E , F#’
Modes , bahwasanya juga sama dengan scale tetapi Tangga Nada Ini diciptakan dari susunan Tangga Nada Mayornya.
Jika memainkan jarak 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1 , 1/2 , kita meyebutnya sebagai Ionian.
Jika memainkan jarak 1 , 1/2, 1 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , kita meyebutnya sebagai Dorian.
Jika memainkan jarak 1/2 , 1 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , kita menyebutnya sebagai Phrigian.
Jika memainkan jarak 1 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1/2 , kita menyebutnya sebagai Lydian.
Jika memainkan jarak 1, 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , kita menyebutnya sebagai Mixolydian.
Jika memainkan jarak 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , kita menyebutnya sebagai Aeolian.
Jika memainkan jarak 1/2 , 1 , 1 , 1/2 , 1 , 1 , 1 , kita menyebutnya sebagai Locrian.
Tangga Nada (Scale) Minor Zigana
Buat yang galau gimana cari nada minor, aku ada sedikit masukan. Untuk mencari nada minor dari sebuah scale, cari nada 6 nya (La). Contoh : Tangga nada C mayor, apakah tangga nada minornya? Cari nada ke-6 : C(1), D(2), E(3), F(4), G(5), A(6).
Nah, berarti nada minor dari C ialah A. Dalam dunia musik, biasanya Major scale itu diawali dari C secara universal, berarti Minor scale itu diawali dari A secara universal. Karena A ialah nada ke-6 dari C (Inget baik2). Tangga nada A minor dimulai dari A dengan jarak nada sebagai berikut :
A B C D E F G A
6 7 1 2 3 4 5 6
Tangga nada minor ada 4 bentuk : Natural, Harmonic, Melodic, dan Zigana.
Natural Minor
—
A B C D E F G A
6 7 1 2 3 4 5 6
Harmonic Minor
—
A B C D E F G#(Ab) A
6 7 1 2 3 4 5#(6b) 6
Melodic Minor
—
A B C D E F#(Gb) G#(Ab) A
6 7 1 2 3 4#(5b) 5#(6b) 6
Minor Zigana
—
A B C D#(Eb) E F#(Gb) G#(Ab) A
6 7 1 2#(3b) 3 4#(5b) 5#(6b) 6
Semoga masukan ini sanggup mempunyai kegunaan bagi anda dari segi teori.
A B C D E F G A
6 7 1 2 3 4 5 6
Tangga nada minor ada 4 bentuk : Natural, Harmonic, Melodic, dan Zigana.
Natural Minor
—
A B C D E F G A
6 7 1 2 3 4 5 6
Harmonic Minor
—
A B C D E F G#(Ab) A
6 7 1 2 3 4 5#(6b) 6
Melodic Minor
—
A B C D E F#(Gb) G#(Ab) A
6 7 1 2 3 4#(5b) 5#(6b) 6
Minor Zigana
—
A B C D#(Eb) E F#(Gb) G#(Ab) A
6 7 1 2#(3b) 3 4#(5b) 5#(6b) 6
Semoga masukan ini sanggup mempunyai kegunaan bagi anda dari segi teori.
Tangga Nada (Scale) Mayor
Kita mengenal tangga nada do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Itu merupakan tangga nada mayor atau istilah internasionalnya major scale. Mari kita lihat dulu tangga nada C mayor, alasannya ialah paling gampang dimengerti dengan tuts piano putih semua. ini gambarnya. Kita dapat melihat tidak ada tuts hitam yang ditekan. Lalu perhatikan di bab bawah ada 1 dan 1/2, itu ialah jarak langkah antar not, contohnya jarak C ke D ialah 1 langkah, dan jarak E ke F ialah 1/2 langkah.

Rumus 1-1-1/2-1-1-1-1/2 ialah rumus niscaya tangga nada mayor. Sehingga untuk menciptakan tangga nada D Mayor, kita juga memakai rumus jarak tersebut, berikut contohnya.

Nah kali ini tangga nada mayor ada nada yang memakai accidentals, itu dikarenakan untuk mengikuti rumus 1-1-1/2-1-1-1-1/2, mau tidak mau ada nada yang dirubah. Perhatikan, jarak nada E dan F ialah 1/2, jadi semoga jaraknya menjadi 1 langkah F harus dinaikkan setengah, jadi F#. Begitu pula dengan jarak B ke C ialah 1/2, sehingga pada tangga nada D ini untuk mengikuti rumus, C harus dinaikkan setengah menjadi C#.
Berikut pola tangga nada lainnya, yaitu F Mayor.

Cobalah memainkan masing-masing tangga nada pada instrumen anda.
Tangga Nada (Scale) Pentatonis
Pentatonik berasal dari adonan kata Penta ( lima ) dan Tonik ( nada ), sehingga pentatonik sanggup diartikan sebagai tangga nada yang terdiri dari lima nada. Dari tangga nada Diatonik mayor ( c - d - e - f - g - a - b - c' ) yang jumlahnya 7 nada, sanggup diperoleh tangga nada Pentatonik dengan mengurangi 2 nada, dalam hal ini terdapat dua macam tangga nada pentatonik : 1. c - d - e - g - a - c' ( tanpa f dan b ) 2. c - e - f - g - b - c' ( tanpa d dan a ) Tangga nada pentatonik pada umumnya dipakai pada musik tradisional ( China, Jepang ) termasuk di Indonesia pada musik gamelan ( Jawa ). Khusus pada Gamelan Jawa, dua macam tangga nada pentatonik tersebut dinamakan titi Laras Slendro dan titi Laras Pelog.
HARMONISASI NADA DIATONIS DENGAN PENTATONIS
Dalam tangga nada Pentatonis Jawa terdapat nada : Da-Mi-Na-Ti-La-Da atau yang kita kenal yaitu nada sunda, nada tersebut terbagi menjadi tiga laras yaitu Pelog, Sorog (Madenda) serta Salendro, dan nada ini sanggup serasi dengan nada Diatonis yaitu : Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si-Do. Dalam nada Diatonis terbagi menjadi dua yaitu Nada Mayor dan Nada Minor, Misalnya pada Nada Dasar C=Do (Mayor) Nada Minornya yaitu A-minor, pada Nada “La” .
Keselarasan tersebut kita perhatikan dibawah ini :
Laras Pelog : Serasi dengan Mayor dan Minor
Laras Salendro : Serasi dengan Mayor
Laras Sorog : Serasi dengan Minor
Setelah kita ketahui keserasian tersebut, cobalah memainkan improvisasi pada laras pelog dengan nada dasar C=Do atau accord C (C,F dan G), kemudian pada laras yang sama dengan accord Em (Em dan C). Mungkin anda akan menanyakan mengapa nada minornya tidak pada A-minor ibarat yang disebutkan diatas?, pada nada Pentatonis akan berbeda lagi, kalau memainkan laras pelog accord-nya C (Mayor) maka Minornya yaitu E-Minor. Demikian juga pada Nada dasar G=Do misalnya, pada Nada Diatonis Minornya yaitu E-Minor, akan tetapi pada Nada Pentatonis Minornya yaitu B-Minor, demikian juga pada nada dasar lainnya.
Pada Laras Salendro dan Sorog tidak perlu dibahas lagi sebab masing-masing hanya pada satu keserasian nada pada Diatonis, tetapi kalau kita mau mencoba meng-improvisasikan-nya tidak jauh berbeda Accord-nya pada Mayor dan Minor yang terdapat pada laras Pelog ibarat diatas.
Keterangan keserasian setiap nada :
Demikian yang sanggup aku persembahkan, mudah-mudahan sanggup bermanfaat dan selamat mencoba.
Kunci Dasar Pada Bass
Sebelum kita mempelajari bagaimana bermain Bass yang benar, kita perlu memahami dan mempelajari seluk-beluk bagaimana cara memainkan Bass. Untuk memainkan jari-jari pada papan fret gitar Bass, anda harus mengetahui kunci-kunci dasar pada gitar Bass.
Senar paling bawah kita anggap senar 1, selanjutnya senar 2, senar 3, dan paling atas senar 4. Kuncinya dari fret kiri ke kanan adalah:
senar 1. fret 0-12: G, G#, A, A#, B, C, C#, D, D#, E, F, F#, G,
senar 2. fret 0-12: D, D#, E, F, F#, G, G#, A, A#, B, C, C#, D,
senar 3. fret 0-12: A, A#, B, C, C#, D, D#, E, F, F#, G, G#, A,
senar 4. fret 0-12: E, F, F#, G, G#, A, A#, B, C, C#, D, D#, E.
KUNCI A
KUNCI B
KUNCI C
KUNCI D
KUNCI E
KUNCI F
KUNCI G
Titik lingkaran berwarna hitam merupakan titik dimana jari menekan fret. Seperti rujukan pada kunci A, tekan senar 4 pada fret ke-5 maka akan berbunyi nada kunci A. Pada gambar, terlihat garis senar yang ditebalkan. Ini artinya senar tersebut dibunyikan tanpa ada tekanan pada fret.
Akord (Chord)
Pengertian Akord.
Akord yaitu kumpulan tiga nada atau lebih yang jika dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis. Akord dapat dimainkan secara terputus-putus ataupun secara bersamaan. Akord ini dipakai untuk mengiringi suatu lagu. Ketika Anda menekan tiga tuts piano C, E dan G secara bersamaan, ini berarti anda sudah memainkan akord. Contoh alat musik lainnya yang dapat memainkan akord yaitu Gitar (akustik dan listrik), Organ, dan electone.
Sejarah Akord Sejak 1725.
Musik mengenal notasi semenjak tahun 590 yang ditemukan oleh Paus Agung Gregori. Notasi ini disebut Notasi Gregorian. Namun disempurnakan sekitar tahun 950 dengan dikenalnya Notasi Balok. Pada awalnya tahun 1600-1750 (Era Barok) orang mengenal musik polifoni dengan ilmu kontrapung, bunyi kedua berupa melodi lain yang saling bertentangan. Baru tahun 1725 (Era Klasik 1750-1820) orang mengenal akord dalam musik homofoni, Remeau menulis buku Traite d'Harmonie tahun 1722.
Pada awalnya akord disusun dengan tiga nada, lalu dibalikkan, berupa mayor, minor, augmented,dmiminished, dan seterusnya ditambah nada septim, sixth, dst. Dan mulai tahun 1750 di Era Klasik akord juga berkembang sampai sekarang di kurun blues (1870), jazz (1920), pop dan rock (1955), dll. yang mengenal akord ninth, eleeventh, thirdteenth, dst.
Macam-Macam Akord
Akord itu banyak macamnya. Antara lain Akord Mayor, Akord Minor, Akord Dominan Septim, Akord Diminished, Akord Augmented, Akord Minor 6, Akord Mayor 7, Akord Suspended, dan masih banyak yang lainnya.
Akord yang paling sering digunakan dalam suatu lagu yang sederhana yaitu Akord Mayor, Akord Minor dan Akord Dominan Septim. Akord lainnya digunakan untuk memperindah atau mengubah kualitas suatu lagu. Penyisipan akord yang berbeda akan memperlihatkan dampak rasa yang berbeda dalam iringan suatu lagu.
Akord Mayor
Akord mayor yaitu akord yang interval antara nadanya 2 - 1 1/2
Contoh akord mayor:
- Cb (Cb-Eb-Gb) = B
- C (C-E-G)
- C# (C#-E#-G#) = Db (Db-F-Ab)
- D (D-F#-A)
- D# (D#-G-A#) = Eb (Eb-G-Bh)
- E (E-G#-B) = Fb (Fb-Ab-Cb)
- E# (E#-A-B#) = F (F-A-C)
- F (F-A-C)
- F# (F#-A#-C#) = Gb (Gb-Bb-Db)
- G (G-B-D)
- G# (G#-B#-D#) = As (Ab-C-Eb)
- A (A-C#-E)
- A# (A#-D-E#) = Bb (Bb-D-F)
- B (B-D#-F#) = Cb
- B# (B#-E-G) = C
Akord mayor juga sanggup dibilang dalam bahasa angka 1-3-5 dalam jarak simetris / seimbang .
Akord yang mempunyai nama berbeda namun jika dimainkan bersuara sama disebut Akord Enharmonis. Contohnya: akord Cb (Ces mayor) dengan B (B mayor).
Akord di atas yaitu akord dasar. Akord tersebut sanggup dibalik-balik urutannya (disebut balikan pertama dan balikan kedua). Misalnya: C on E(C/E). Ini berarti kita harus memainkan akord dengan urutan E-G-C' bukan C-E-G. C on E yaitu balikan pertama dari akord dasar C. Balikan keduanya yaitu C on G(C/G) yaitu G-E'-C'.
Notasi: C, CM, Cma.
Akord Minor
Akord minor yaitu akord yang interval antara nadanya 1 1/2 - 2. Apabila anda sudah tahu suatu akord mayor misalnya; C mayor maka anda sanggup mengetahui pula akord minornya (C minor) yaitu dengan cara menurunkan nada yang ada di tengah sebanyak setengah interval. Sehingga didapat akord C minor yaitu C-Es (E diturunkan setengah menjadi Es)-G.
Notasi: Cm, Cmi
Akord mayoritas ketujuh
Akord Dominan Seventh'
Akord dominant 7th ( C7 ) biasanya ada pada bab lagu dimana perpindahan akan menuju dari C ke F. Pada beberapa lagu dan banyak lagu memakai perindahan 1 ke 4 dengan chord 1 dominant 7th.
Makara 1 - 1 dominant 7th - 4. Pada setiap nada dasar contohnya D, maka D - D7 - G atau nada dasar E, maka E - E7 - A .
Akord teraugmentasi
Akord augmented yaitu akord yang interval antara nadanya 2 - 2.
Notasi : Caug / C+
Akord diminis (diminished)
Akord diminis yaitu akord yang interval antar nadanya yaitu 1 1/2 - 1 1/2.
Notasi : Cdim.
Oktaf
Dalam musik, 1 oktaf (kadang disingkat menjadi 8ve) yaitu Interval antara suatu not dengan not lain dengan frekuensi dua kalinya. Perbandingan frekuensi antara dua not yang terpisah oleh interval 1 oktaf yaitu 2:1.
Macam Oktaf:
1. Oktaf Atas yaitu kelipatan nada yang lebih tinggi dari nada asal, untuk mengetahuinya maka diatas nada diberi tanda titik.
Misalnya: c , d , e , f , g , a , b , c’ , d’ , e’ dst.
2. Oktaf Bawah yaitu nada yang lebih rendah dari nada asal, untuk mengetahuinya dibawah nada diberi tanda titik.
Memahami Formula Chord (Asal-Usul Chord & Karakternya)
ASAL MUASAL CHORD (FORMULA CHORD / CHORD TONES)
Karena Gitar, Bass, Keyboard yaitu alat musik yang identik dengan 'comping' yakni dimainkan untuk tujuan sebagai pengiring lagu/musik maka yang baik tentunya wajib terlebih dahulu memahami dan menguasai chord, alasannya yaitu chord yaitu 'rohnya' musik dan yang paling mutlak dimainkan ketika kita bermain musik tentunya, serta sebagai pondasi awal bila kita mau mendalami ilmu musik, kesimpulannya: bila kita tidak bisa bermain chord dengan baik tentunya mutu musikalitas kita patut dipertanyakan.
Formula chord (chord-tones) yaitu nada-nada pembentuk chord, kalau kita perhatikan bila kita memainkan chord C maka kita niscaya akan membunyikan beberapa nada sekaligus, nah nada-nada itulah yang disebut formula atau nada-nada pembentuk chord, memahami formula chord merupakan pelajaran paling penting dalam musik, berikut ini beberapa pola formula-formula chord dari chord-chord yang biasa kita mainkan (chord-chord major dan minor):
FORMULA CHORD MAJOR & MINOR:
chord C = C,E,G
chord Cm = C,D#,G
chord D = D,F#,A
chord Dm = D,F,A
chord E = E,G#,B
chord Em = E,G,B
chord F = F,A,C
chord Fm = F,G#,C
chord G = G,B,D
chord Gm = G,Bb,D
chord A = A,C#,E
chord Am = A,C,E
chord B = B,D#,F#
chord Bm = B,D,F#
CHORD-CHORD PERANAKAN 'MAJOR SCALE'
Major Scale : 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13
atau dalam not-not hurufnya, misal (DO=C) : C,D,E,F,G,A,B,C',D',E',F',G',A'
(catatan: major scale terdiri dari 7 nada kemudian mengapa dalam klasifikasi chord ditulis hingga not ke 13 atau melebihi satu oktaf? alasannya yaitu umumnya batas final penggunaan simbol angka dalam chord yaitu not ke 13 atau bila didalam tangga nada DO=C maka final angka simboliknya di not ke-13 yakni not A)
1-5 = power chord (5)
1-8 = chord 8 (8)
1-3-5 = major
1-2-5 = sus 2
1-4-5 = sus 4
1-3-5-6 = major 6th (6)
1-3-5-7 = major 7th (maj7)
1-3-7-9 = major 9th (maj9)
1-7-9-11 = major 11th (maj11)
1-7-9-13 = major 13th (maj13)
1-3-5-9 = add9
1-3-6-9 = 6add9
APAKAH CHORD BISA MEMPENGARUHI PIKIRAN SESEORANG ?
Bisa saja, chord atau yg biasa disebut kunci itu mempunyai aura masing-masing dan punya kekuatan untuk mempengaruhi alam pikiran pendengar. Contoh, coba anda bayangkan menonton film action, film horor, film comedy, film romansa, dan film2 lainnya tanpa adanya back sound atau cuma visual tanpa ada audio (suara), seru atau tidak? tentu tidak sama sekali, yg menciptakan seru yaitu alasannya yaitu adanya sinkron antara visual dan suara, gambar/film tanpa bunyi tentu hilang maknanya,
Nah, disini poinnya yg jadi pertanyaan yaitu apakah kita pernah membayangkan kira2 chord latar apa yg dimainkan oleh sound tracker film, ketika ada adegan tegang, seram, lucu, romantis, dll... nah disini dibutuhkan wawasan ihwal chord biar 'matching' antara visual dan suaranya, matching antara pemilihan chord dan adegannya, inilah kira-kira sedikit ilustrasi bahwa seorang pemusik yg baik itu wajib memahami 'suasana' chord dan punya kemampuan untuk membayangkannya secara 'visual' meskipun cuma didalam kepala. Di bawah ini beberapa chord beserta 'suasana' yg memancar darinya;
- Saat ingin menggambarkan situasi normal, biasa dan netral, cocok dengan chord major, contoh: C
- Disaat adegan tegang dan murka cocok dimainkan chord dominan, contoh; C7, C9, C11, C13
- Disaat adegan ceria atau sedikit suasana komedi, cocok dengan chord 6, contoh: C6
- Disaat sedang galau/sedih/khidmat dan juga sedang kasmaran, cocok akord minor, contoh: Cm
- Ketika menginginkan suasana yg menyeramkan, menegangkan, suram/redup, maka cocok dengan chord diminished, contoh: Cdim7
- Tatkala menginginkan situasi yang tenang, santai dan cool, mainkan chord major 7,9,11,13, contoh: CM7, CM9, CM11, CM13
- Jika ingin menciptakan suasana penasaran, mainkan chord suspended, contoh: Csus2, Csus4 atau bisa juga digabung dengan chord dominan, contoh: C7sus2 atau C7sus4
- Ingin menggambarkan suasana yg penuh petualangan, mainkan chord slash (slash chord), contoh: C/B, G/F#, D/F#
- Mau memunculkan keadaan yang lantang/keras, mainkan chord 5 (power chord), bila dimainkan di gitar maka sertai dengan distorsi, contoh: C5
- ingin suasana mencolok, coba mainkan chord aug, contoh: Caug atau C+
dan lain-lain.
# Amat disayangkan, memahami 'mood/suasana/sugesti/kesan' chord jarang didalami oleh para pemusik pemula padahal diam-diam permainan anggun musik ada di trik ini, ada di seputaran chord.
NB:
Seandainya tahu cara penempatan peggunaan chord-chord diatas dalam permainan kamu, maka kau akan menghadirkan permainan yang akan menyentuh hati orang lain, alasannya yaitu setiap chord diatas mempunyai daya pikatnya masing-masing yg akan bisa mempengaruhi orang lain secara psikologis, dan sangat disayangkan bila kita cuma tahu chord-chord dasar ibarat major dan minor tanpa mengetahui chord-chord diatas.
Nama Nada Di Neck Gitar
Gambar di bawah ini menawarkan posisi dan nama nada disetiap kolom fret dan senar gitar, apabila kita menekan senarnya dengan jari.
Ket : Gambar Diamond menawarkan urutan kolom fret dari arah depan ke belakang (3, 5, 7, 9, 12, 15, 17 dan 19)
Gbr 1.
Gbr 2.
Setelah Kamu mempelajari posisi nama nada disetiap kolom fret, diperlukan ini dapat membantu Kamu untuk membentuk suatu kord maupun membangun suatu melodi gitar.
Semoga bermanfaat.
Tuesday, October 29, 2019
Cara Membaca Nada Pada Skala Diagram Dan Tablature
Cara membaca nada gitar atau not pada skala Diagram atau di Tablature?? mungkin masih banyak yang belum paham cara membacanya. Disini kita akan sedikit saling membuatkan pengalaman.
Skala Diagram dan Chord Diagram.
Tablature (Tabulatur)
Tablature merupakan kebalikan dari skala diagram yang dirancang untuk memudahkan Kita dalam membaca notasi apabila Kita tidak sanggup membaca Not Balok, Tablature ini menggambarkan senar gitar (6 senar) dari arah yang berlawanan, nada rendah berada di bab bawah dan nada yang lebih tinggi di bab atas. Tablature didasarkan pada notasi staf atau not balok, bukan pada skala diagram atau foto.
Skala Diagram dan Chord Diagram.
Sekarang Kita coba berguru mengenal skala diagram. Gambar di bawah mengatakan Orientasi Skala Diagram yang akan kita gunakan dalam latihan ini.
![]() |
| Skala Diagram |
Pada gambar diatas string atau senar yang lebih rendah berada dibagian atas (E low), sedangkan string yang lebih tinggi berada pada bab bawah (E high).
Untuk membaca skala diagram tersebut dimulai dari arah kanan ke kiri dan nada akan lebih tinggi dikala Kamu semakin pergi ke kiri dan kekanan untuk nada yang lebih rendah. (Baca juga Nama Nada)
Tanda berlian berfungsi sebagai penanda pada fret, contohnya; fret 3 dan 5 dst. Skala diagram sama menyerupai ketika Kamu menonton video gitar di TV, atau melihat foto gitar, atau bayangkan bahwa seseorang menghadap Kamu dengan gitar. (Tapi ini tidak berlaku jikalau Kamu menghadap ke cermin.)
Penomoran pada Fret - Setiap fret mempunyai nomor, yang terendah ialah fret 1. Fret terendah ialah fret paling erat dengan nut (pembatas Neck). Fret yang lebih tinggi dikala Kamu semakin bergerak ke leher gitar. Semakin tinggi fret, semakin tinggi nada nya.
Note: "Nomor fret terkadang tidak muncul dalam skala diagram"
Berikut ini ialah pola diagram untuk kord Open 'D'.
'O' = Posisi String Open/terbuka dan dimainkan/dipetik
'X' = String ini jangan dimainkan/dipetik
'X' = String ini jangan dimainkan/dipetik
Tablature (Tabulatur)
Tablature merupakan kebalikan dari skala diagram yang dirancang untuk memudahkan Kita dalam membaca notasi apabila Kita tidak sanggup membaca Not Balok, Tablature ini menggambarkan senar gitar (6 senar) dari arah yang berlawanan, nada rendah berada di bab bawah dan nada yang lebih tinggi di bab atas. Tablature didasarkan pada notasi staf atau not balok, bukan pada skala diagram atau foto.
Tablature sangat umum dipakai semenjak abad Renaissance dan Baroque dan juga dipakai dalam notasi musik rock, pop, folk, ragtime, bluegrass, dan musik Blues.
Perbedaan Skala Diagram dengan Tablature atau Tabulatur
![]() |
| Perbandingan antara Skala Diagram dengan Tabulatur |
"Semoga sanggup dengan gampang kita pahami."
GOOD LUCK
GOOD LUCK

































